Sabtu, 29 Oktober 2022

PEMBELAJARAN DIFERENSIASI

  

            Sebelum mengenal lebih jauh tentang pembelajaran diferensiasi mari kita melihat kembali ke lingkungan sekitar. Sering kali kita melihat anak-anak yang bermain dalam suatu kelompok dan memiliki karakter yang berbeda. Ada anak yang suka bercerita, ada anak yang pendiam, ada anak yang suka menari, atau ada anak yang suka menjadi pemimpin di kelompoknya. Dalam lingkup sederhana saja kita bisa menilai perbedaan yang dimiliki setiap anak. Hal ini juga berlaku pada lingkup sekolah dimana para siswa yang datang ke sekolah dengan berbagai macam karakter berkumpul di satu tempat. Lalu bagaimana seorang guru mengatasinya?

            Coba bayangkan seorang siswa yang suka menari dipaksa untuk duduk diam di kelas selama pembelajaran berlangsung setiap hari. Apa yang dirasakan siswa tersebut? Tentu saja rasa bosan yang menghampiri! Pendidikan di Indonesia sekarang menerapkan Profil Pelajar Pancasila dimana pembelajaran berfokus pada siswa. Otomatis siapa yang aktif dalam pembelajaran? Tentu saja siswa! Oleh karena itu pentingnya seorang guru memahami karakter anak sehingga bisa mengoptimalkan pembelajaran. Sebagai contoh anak yang suka menari diberikan tugas untuk memimpin ice breaking di kelas atau memeragakan hewan. Semangat siswa tersebut akan lebih tinggi daripada hanya duduk diam di kelas sepanjang hari. Itulah gunanya pembelajaran diferensiasi.

            Pembelajaran diferensiasi adalah pembelajaran yang memberikan ruang kepada setiap individu untuk menemukan dan mengembangkan potensinya sehingga mampu berguna bagi dirinya sendiri maupun lingkungan. Dengan memberikan ruang bagi siswa maka diharapkan pembelajaran akan semakin mengarah pada konsep memanusiakan manusia. Tantangan dalam pembelajaran diferensiasi ini adalah guru harus memahami kesiapan belajar anak yang berbeda dan menentukan asesmen yang tepat.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PEMBELAJARAN DIFERENSIASI

                Sebelum mengenal lebih jauh tentang pembelajaran diferensiasi mari kita melihat kembali ke lingkungan sekitar. Sering kali...